Kamis, 13 Desember 2018

Resume jaringan komputer pertemuan 13

ROUTING FUNDAMENTAL

A. Routing Protocol
Router Memilih Jalur Terbaik:
  • Router menggunakan protokol routing statis dan dinamis untuk melakukan remote dan membangun tabel routing mereka.
  • Router menggunakan tabel routing untuk menentukan jalur terbaik untuk mengirim paket.
  • Jalur terbaik yang dipilih oleh routing protokol ialah berdasarkan nilai atau metrik yang digunakan untuk menentukan jarak untuk mencapai jaringan:
- Metrik adalah nilai yang digunakan untuk mengukur jarak ke jaringan tertentu.
- Jalur terbaik ke jaringan adalah jalan dengan metrik terendah 
  • Protokol routing dinamis menggunakan aturan dan metrik mereka sendiri untuk membangun dan memperbarui tabel routing:
- Routing Information Protocol (RIP)-Hop Count
- Open Shortext Path First (OSPF)-Berdasarkan bandwidth kumulatif dari sumber ke tujuan
- Enhanced Interior Gateway Routing Protocl (EIGRP)-Bandwidth, delay, load dan reliability

B. Load Balancing
Ketika router memiliki dua atau lebih jalur ke tujuan dengan metrik yang sama, maka router meneruskan paket menggunakan kedua jalur yang sama:
  • Load balancing dapat meningkatkan kinerja jaringan.
  • Load balancing dapat dikonfigurasi untuk menggunakan kedua protokol routing dinamis dan statis.

C. Routing Static
Default Routing Static
Routing static dan default routing static dapat dilakukan setelah interface yang terkoneksi ditambahkan ke dalam table routing:
  • Routing static dikonfigurasi secara manual. 
  • Routing static harus diperbarui secara manual jika topologi berubah.
  • Mengkonfigurasi Routing static ke dalam jaringan tertentu menggunakan perintah ip route network mask {next-hop-ip | exit-intf}.
  • Mengkonfigurasi default routing static menggunakan perintah ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 {exit-Iintf | next-hop-ip}.

D. Routing Dinamis
  • Routing dinamis digunakan oleh router untuk berbagi informasi tentang reachability dan status jaringan jarak jauh.
  • Digunakan untuk memelihara dan memperbaharui tabel routing mereka secara otomatis.

E. Protokol Routing Dinamis IPv4
Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv4 termasuk:
  • EIGRP - Enhanced Interior Gateway Routing Protocol
  • OSPF - Open Shortest Pat First 
  • IS-IS - Intermediate System-to-Intermediate System 
  • RIP - Routing Information Protoco

F. Protokol Routing Dinamis IPv6
Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv6 termasuk:
  • RIPng (RIP generasi berikutnya)
  • OSPFv3
  • EIGRP untuk IPv6

Resume jaringan komputer pertemuan 12

PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 2

Langkah - Langkah Pengerjaan:
  1. Praktek ini berdasarkan pertemuan 6 - 9.
  2. Klik Hiperlink yang berada di bawah masing-masing gambar.
  3. Isi sesuai instruksi di paket tracer dan perhatikan waktu pengerjaannya (60 Menit ).
  4. Jika sudah menyelesaikan tahap-tahap pengerjan sesuai petunjuk aktivity di paket tracer silahkan Klik Check Results untuk melihat apakah yang diisi sudah benar atau tidak  (nilai pengerjaan). Dan reset activity untuk melihat cheklis pengerjaan.
 
Navigation the IOS

Configuring Initial Switch Setting

Configure Initial Router Setting

Connect a Router to a LAN

Resume jaringan komputer pertemuan 11

SEVEN LAYERS OSI


A. Layers OSI
  • Physical Layer
Tujuan dari Physical Layer untuk  Menguhubungkan ke Lapisan Data Lin
  • Data Link Layer 
Data Link Sublayer
1) LLC berkomunikasi dengan lapisan jaringan.
2) MAC mendefinisikn media akses prose.
Standar Data Link Layer
1) IEEE
2) ITU
3) ISO
4) ANSI
  • Protokol Network Layer  
1) IPv4
2) IPv6
  • Transport Layer 
Peran Transport Layer
1) Membangun komunikasi antara dua aplikasi dan memberikan data di antara mereka.
2) Memberikan dukungan aliran data, kontrol Flow, Multiplexing.
Keandalan Transport Layer
1) Dua protokol yang tersedia: TCP dan UDP.
2) TCP mendukung kehandalan sementara UDP tidak.
  • Application Layer 
1) Lapisan yang paling dekat kepada pengguna.
2) Yang termasuk Protokol Application Layer adalah: HTTP, FTP, TFTP, DNS.
  • Presentation dan Session Layer
1) Format data, kompres dan mengenkripsi data.
2) Umumnya digunakan untuk video termasuk QuickTime dan Motion Picture Experts Group (MPEG).
3) Format gambar grafis umum adalah: GIF, JPEG dan PNG.
4) Session Layer menciptakan dan mempertahankan dialog antara sumber dan tujuan aplikasi.
B. Fungsi-Fungsi dari Protokol
  • ICMP  (Internet Control message Protocol)
Secara fungsi, protokol ini memang memiliki fungsi yang sedikit berbeda dari TCP atau UDP dari segi penggunaannya. Sebab protokol ini tidak dapat digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. Umumnya, ICMP kerap digunakan oleh sistem operasi komputer untuk memberikan  pemberitahuan bahwa komputer yang dituju tidak bisa dijangkau.
  • Protokol Ethernet
Protokol ini masih kerap digunakan hingga sekarang untuk menghubungkan komputer ke internet. Ethernet sendiri menggunakan metode akses yang disebut dengan CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). CSMA/CD ini adalah sebuah sistem yang mana mengharuskan setiap komputer untuk menunggu instruksi jaringan sebelum dapat mengirimkan data atau informasi ke komputer lain. Dalam hal ini, jika jaringan tidak sibuk, barulah komputer tersebut akan menyampaikan informasi atau data. Namun apabila ternyata jaringan sibuk, maka komputer otomatis akan menunggu hingga jaringan mengijinkan atau istilahnya sampai jaringan tidak sibuk.
  • SMTP
SMTP merupakan salah satu jenis protocol yang bekerja dalam hal pengiriman pesan – pesan berupa surat elektronik atau email pada sebuah jaringan internet. Anda pasti sudah sangat mengenal dengan apa itu email. Email atau yang merupakan kependekan electronic mail merupakan salah satu inovasi terbaik yang pernah diciptakan pada era perkembangan jaringan komputer, tepatnya pada era 90-an, dimana email yang pertama kali digunakan adalah pesan dari Ratu Inggris. 
  • FTP (File Transfer Protocol)
Protokol jenis ini biasanya digunakan untuk melakukan unggah maupun unduh file. Keamanannya sendiri didasarkan pada username dan password yang dibuat komputer, namun terkadang tidak sedikit juga anonymous diperbolehkan login.
  • ARP (Address Resolution Protocol)
Untuk keperluan pemetaan IP address dengan ethernet address (MAC Address) ini.

C. Perbandingan Ipv4 dan Ipv6

Resume jaringan komputer pertemuan 10

ROUTING


A. Definisi Router
Router merupakan komputer khusus yang memiliki komponen yang diperlukan untuk beroperasi, komponen yang diperlukan pada router adalah:
• Central Processing Unit (CPU)
• Sistem operasi (OS) - Router menggunakan Cisco IOS
• Memori dan penyimpanan (RAM, ROM, NVRAM, Flash, hard drive).

B. Fungsi Router
Router bertanggung jawab untuk melakukan routing lalu lintas antar jaringan.

Fungsi Router

C. Memori Router

D. Konfigurasi Router Cisco
Langkah-langkah Konfigurasi:
1) Mengkonfigurasi nama perangkat
2) Mengamankan EXEC mode
3) Mengamankan mode privilege EXEC
4) Mengamankan jalur vty
5) Mengamankan semua password
6) Memberikan notifikasi banner
7) Menyimpan konfigurasi
Konfigurasi lengkap router: Konfigurasi Dasar Cisco IOS Router 

Resume jaringan komputer pertemuan 9

SWITCHING 

Switch
A. Definisi Switching
  • Switch manageable
Switch managed merupakan jenis switch yang memiliki fitur-fitur yang handal yang mampu mendukung kinerja switch dalam jaringan network komputer.
  •  Switch unmanageable
Switch unmanageable hanya memiliki kemampuan untuk meneruskan data saja dan tidak dapat melakukan pengaturan.
B. Perbandingan Switch Manageable dengan Unmanageable 
  • Instan/Simple
Switch Unmanage umumnya dapat langsung dipakai, tidak bisa di konfigurasi (plug and play), Sedangkan switch Manage bisa di konfigurasi dikarenakan umumnya memiliki IP Address.
  • Harga
Switch Unmanage umumnya lebih murah dari Switch Manage.
C. CISCO IOS

Resume jaringan komputer pertemuan 6

JARINGAN SEDERHANA 

Tugas 1
Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 2 buah Laptop. Serta pastikan kedua Device tersebut saling terkoneksi.
Tugas 2
Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 5 buah Laptop dan 1 buah switch. Serta pastikan semua Device tersebut saling terkoneksi.
Tugas 3
Buatlah jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 4 buah Laptop dan 1 buah switch.  Lakukan pengujian untuk melihat apakah semua perangkat masih dapat terkoneksi.

Resume jaringan komputer pertemuan 5

TOPOLOGI JARINGAN

A. Definisi Topologi Jaringan
Topologi jaringan komputer merupakan suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan.   
Setiap topologi jaringan komputer memiliki perbedaan:
1) Berbeda dari segi kecepatan pengiriman data
2) Biaya pembuatan
3) Serta kemudahan dalam proses maintenance nya. 
Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

B. Klasifikasi Topologi Jaringan
1) Physical Topology 
Topologi yang menggambarkan penempatan node jaringan dan koneksi fisik di antara jaringan komputer.
2) Logical Topology  
Topologi yang menggambarkan jalur yang dilewati oleh sebuah paket data disaat mereka melalui suatu jaringan dan diatur oleh protokol yang digunakan oleh data tersebut.
3) Signal Topology
Menggambarkan jalur yang dilalui suatu sinyal disaat mereka melintasi jaringan.
C. Jenis-Jenis Topologi Jaringan 
1) Topologi Bus
  • Keuntungan Topologi Bus
Topologi yang sederhana
  • Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain
  • Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi Bus
  • Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
  • Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
  • Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

 2) Topologi Star
Keuntungan Topologi Star
  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Tologi Star
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

3) Topologi Ring
Keuntungan Topologi RING
  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kerugian Topologi RING
  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi
  • keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

4) Topologi MESH
Keuntungan Topologi MESH
  • Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  • Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH
  • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

5) Topologi Tree
Kelebihan Topologi Tree
  • Seperti topologi star perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
  • Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central HUB,dan secondary HUB
  • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kelemahan Topologi Tree
  • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya , termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.

6) Topologi Extended Star
Kelebihan Topologi Extended Star
  •  Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus
Kekurangan Topologi Extended Star
  • Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.